Kegiatan yang dapat dilakukan oleh Pokmaswas sehingga disebut sebagai Kelompok yang Aktif

Berikut contoh kegiatan yang wajib dilaksanakan Pokmaswas 

  1. Pemantauan SDKP (Sumber Daya Kelautan dan Perikanan)

Contoh kegiatan:

  • Patroli laut mandiri: Rutin keliling pesisir 1-2x seminggu pakai perahu kelompok untuk memantau kapal yang masuk zona larang tangkap.
  • Pengawasan alat tangkap: Mengecek di TPI/dermaga apakah ada nelayan yang pakai bom, racun, trawl, atau alat tangkap yang tidak sesuai ukuran.
  • Pemantauan IUU Fishing: Mendata dan melaporkan kapal asing yang masuk, kapal tanpa izin, atau kapal yang melakukan transhipment ilegal ke PSDKP/DKP.
  • Monitoring pencemaran: Mendokumentasikan pembuangan limbah pabrik, tumpahan oli, atau sampah plastik ke laut lalu melapor.

2. Sosialisasi Pembinaan

Tujuannya: meningkatkan kesadaran hukum dan ekonomi biru ke masyarakat

Contoh kegiatan:

  • Sosialisasi aturan IUU Fishing ke kelompok nelayan: jelaskan larangan pakai setrum, bom, ukuran minimum ikan yang boleh ditangkap.
  • Pembinaan kelompok perempuan/budidaya: pelatihan pengolahan hasil laut, bank sampah pesisir, atau budidaya rumput laut/kerang.
  • Edukasi konservasi: penyuluhan tentang pentingnya mangrove, terumbu karang, dan musim penangkapan ikan.
  • Pembinaan hukum: mengundang penyuluh dari PSDKP untuk jelaskan sanksi UU Perikanan.


3. Koordinasi dengan Instansi Terkait

Agar kerja Pokmaswas tidak jalan sendiri

Contoh kegiatan:

  • Rapat koordinasi dengan PSDKP, Polairud, TNI AL: menyampaikan hasil patroli dan rencana kegiatan 1 bulan ke depan.
  • Koordinasi dengan DKP Kabupaten/Provinsi: minta bantuan data, BBM patroli, rompi, atau pelatihan.
  • Koordinasi dengan Pemerintah Desa/Kecamatan: sinkronkan data nelayan, usulan bantuan, dan penanganan konflik di laut.
  • Kerjasama dengan LSM/perusahaan: contohnya program CSR penanaman mangrove bareng perusahaan swasta.


4. Rapat Rutin Kelompok

Untuk evaluasi dan perencanaan internal Pokmaswas

Contoh kegiatan:

  • Rapat bulanan anggota: evaluasi hasil patroli, kendala di lapangan, dan laporan keuangan kelompok.
  • Pembagian jadwal piket/patroli: siapa yang jaga di posko, siapa yang turun ke laut minggu ini.
  • Penyusunan laporan: membuat laporan kegiatan untuk dikirim ke DKP/PSDKP setiap bulan/triwulan.
  • Perencanaan kegiatan: menentukan tema sosialisasi bulan depan, siapa narasumbernya dr anggota kelompok atau mengundang narasumber yg berpengalaman
#syarta #220726